Swiss Dukung LGBT Menikah dan Punya Anak, Ini Sika「Baccarat odds」p LGBT Indonesia di Sana

  • 时间:
  • 浏览:0
  • 来源:SabahSportsWebsite

"Saya menghormatBaccarat oddsi jika ada teman-teman Baccarat oddslGBT yang mau mengadopsi anakBaccarat odds, asal mereka mampu menjadi orangtua yang baik dan punya komitmen. Silakan aja. Tapi tidak semua LGBT mau mengadopsi anak, saya contohnya,“ imbuh Denny.

"Membesarkan anak itu membutuhkan hal yg sangat besar, baik waktu dan hal lainnya. Kemungkinan besar kami tidak akan adopsi anak,“ kata Made.

ZURICH, KOMPAS.com - Kehidupan di Swiss makin berwarna warni. Lesbian, gay, biseksual dan transgender (LGBT) kini boleh menikah, adopsi anak, dan khususnya bagi lesbian, bisa mendapatkan donor sperma, jika ingin hamil.

Kalangan LGBT Indonesia yang menetap di Swiss menyambut gembira hasil referendum ini. Denny, gay yang menetap di Zurich, menyatakan bahwa dengan kemenangan ini, hak LGBT akan makin jelas.

"Secara umum urusan birokrasi mungkin jauh lebih terjamin ke depannya. Hak sebagai LGBT bisa setara seperti heteroseksual,“ kata Denny.

Made, gay asal Bali, segendang seirama. "Setelah kemenangan ini, LGBT berhak mengadopsi anak. Sementara lesbian di perbolehkan untuk mendapatkan sperma (dari bank sperma) untuk kehamilannya,“ kata Made.

Denny pun demikian. Tamatan akademi perhotelan Swiss ini, tidak akan mengadopsi anak dalam kehidupan bersama pasangannya.

Penelusuran Kompas.com mencatat, sedikitnya ada 250 LGBT asal Indonesia di Swiss. Sebagian besar didominasi kalangan gay. Namun ada juga dari kalangan lesbian, bahkan transgender. Biseksual asal Indonesia, keberadaannya di Swiss belum terdeteksi.

Baca juga: Uni Eropa Hadapi Tekanan Masalah Supremasi Hukum LGBT

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.

Daftarkan email

Ini semua bisa terlaksana setelah rakyat Swiss melaksanakan referendum per Minggu (26/9/2021). Sebanyak 64 persen menyatakan setuju, dan sisanya 36 persen menolak. Jumlah 64 persen setuju ini, untuk ukuran Swiss bermakna menang mutlak.

Baca juga: Uni Eropa Dideklarasikan sebagai Zona Merdeka bagi LGBT

Urusan adopsi anak, Made mengaku belum memikirkannya. Namun ada kecenderungan, dia tidak akan mengambil kesempatan itu.